Kebijakan Pengecekan Plagiarisme

Kebijakan Pengecekan Plagiarisme

HAPDIS (Harmoni Pendidikan, Islam dan Sains) menentang keras segala bentuk plagiarisme, fabrikasi, pemalsuan data, dan pelanggaran akademik. Kami berkomitmen untuk hanya menerbitkan karya orisinal yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya atau sedang dalam proses peninjauan di jurnal lain.

Proses Pengecekan dan Perangkat Lunak Untuk menjaga standar tertinggi etika publikasi dan integritas akademik, setiap naskah yang dikirimkan ke HAPDIS akan melalui pemeriksaan kesamaan (uji turnitin) yang ketat. Dewan redaksi menggunakan perangkat lunak Turnitin (atau iThenticate) untuk mendeteksi indikasi plagiasi pada semua naskah yang masuk.

Ambang Batas Kesamaan (Similarity Threshold)

  • Tingkat kesamaan keseluruhan (overall similarity index) yang dapat diterima maksimal adalah 20%.

  • Tingkat kesamaan dari satu sumber tunggal tidak boleh melebihi 5%.

  • Pengecekan ini mengecualikan daftar pustaka/referensi, kutipan langsung yang diapit tanda kutip secara tepat, dan afiliasi penulis.

Konsekuensi Plagiarisme

  • Sebelum Tahap Review: Jika naskah melebihi batas kesamaan 20% pada saat pemeriksaan awal, naskah akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi atau langsung ditolak tanpa melalui proses peer-review.

  • Selama atau Setelah Tahap Review: Jika plagiarisme teridentifikasi selama proses peninjauan, proses tersebut akan dihentikan dan naskah akan langsung ditolak.

  • Setelah Publikasi: Jika plagiarisme terbukti setelah artikel diterbitkan, HAPDIS berhak untuk mencabut (retract) artikel tersebut secara resmi, menerbitkan pemberitahuan pencabutan, dan melaporkannya kepada institusi afiliasi penulis sesuai dengan pedoman COPE.